Senin, 04 Maret 2019

#Puisi


Sore Hari di Dalam Bus
Sore hari di dalam bus
Langit mendung tak terbendung
Rintik hujan segera melambai landai
Sorak-sorai penumpang memasuki bus tak terurus
Disembunyikannya lelah dengan senyum semunya

Sore hari di dalam bus
Seorang wanita terduduk di belakang sopir bus
Matanya elok berkelok
Wajahnya manis tak meringis
Meski gerimis basahi jernihnya kaca bus
Kacamata minimalis dan kerudung hitam segi empat melekat erat

Sesekali diliriknya wajah itu pada aku yang memandang
Mataku bertemu dengan matanya tanpa hadang
Gerak-geriknya guratkan kesiapsiagaan
Tak ingin terlihat aku melihatnya

Ingin rasanya menyapa dan melempar senyum
Tapi aku yang pengecut cuma punya takut yang akut
Mataku tak bisa berbuat banyak
Pada wanita cantik di tengah gemercik

Sore hari di dalam bus
Hujan semakin menghantam bumi
Dibisikkannya kata-kata oleh wanita itu pada sang sopir
Isyaratkan berhenti di tepi pohon tak bernama
Tak ku lihatnya memegang payung
Hanya serahkan pada tudung dan pohong menghujung

Aku hanya duduk manis tak berbuat apa-apa
Pada wanita yang hendak turun itu
Langkahku terlalu berat dengan gengsi yang amat kuat
Sudahlah, itu hanya sesaat
Saling pandang dan singkat menghilang

Sore hari di dalam bus
Hujan deras semakin mengeras
Penyesalan amat dalam menghunjam dada terpejam
Biarkan ia pergi dengan sendiri
Semoga selamat dengan hangat

Bulir-bulir air hujan semakin membasahi jendela bus
Menghilangkan rahang pandangan
Samar-samar aku tak bisa melihat langkah semunya
Bus pergi menjauh, meninggalkan jejak wanita yang aku taruh dalam peluh meluruh

Sabtu, 02 Maret 2019

Mafia di Penjara, Timnas AFF U-22 Juara


Timnas Indonesia juara AFF U-22 2019



Awal tahun 2019, pecinta sepakbola Indonesia diberikan hadiah yang spesial oleh para punggawa timnas U22, yaitu Piala AFF U22. Beberapa saat yang lalu, para mafia sepakbola di Indonesia perlahan-lahan terungkap dan tertangkap. Mungkin karena semakin banyak mafia yang terciduk merupakan keberkahan untuk persepakbolaan di Indonesia.

Pada tanggal 26 Februari 2019 timnas U22 Indonesia berhasil meraih gelar bergengsi Piala AFF yang diselenggarakan di Kamboja. Indonesia berhasil meraih titel juara setelah menumbangkan Thailand 2-1 di laga final yang dimulai sekitar pukul 18.30 WIB.

Bagas Adi Nugroho kapten timnas Indonesia mengangkat piala AFF


Perjalanan timnas Indonesia menuju juara tidaklah mudah dan mulus. Bahkan di tiga laga uji coba melawan tim Liga 1 (Bhayangkara FC, Arema FC, dan PSM Makassar) semuanya berakhir dengan hasil seri. Di dua laga fase grup pun Indonesia hanya bisa bermain imbang melawan Myanmar dan Malaysia. Namun Indonesia berhasil meraih kemenangan melawan tuan rumah Kamboja sebelum berhasil berjalan mulus ke final.

Marinus Wanewar merayakan golnya ke gawang Kamboja


Indonesia sendiri tergabung di grup A bersama tuan rumah Kamboja dan Singapura, Myanmar, serta Malaysia. Namun demikian, Singapura mengundurkan diri dari turnamen ini.

Inilah rangkaian pertandingan Indonesia dari fase grup sampai final

(18/02/2019)
Indonesia vs Myanmar (1-1)
Pada pertandingan pertama fase grup, Indonesia hanya mampu bermain imbang melawan Myanmar. Sempat tertinggal terlebih dahulu, namun Indonesia mampu menyamakan kedudukan melalui gol Rachmat Irianto.

(20/02/2019)
Malaysia vs Indonesia (2-2)
Di laga kedua lagi-lagi timnas Indonesia dipaksa bermain imbang melawan musuh bebuyutan yaitu Malaysia. Pertandingan cukup alot. Gol Indonesia diciptakan oleh Marinus Wanewar dan tendangan indah dari Witan Sulaeman.

(22/02/2019)
Indonesia vs Kamboja (2-0)
Laga ini merupakan laga penentu Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya. Sebelumnya tuan rumah Kamboja sudah memastikan lolos setelah memenangkan dua pertandingan. Dengan semangat juang yang tinggi, timnas Indonesia berhasil menuju ke babak semi final setelah menundukkan Kamboja dengan skor 2-0 berkat brace dari Marinus Wanewar. Indonesia finish di posisi kedua dengan point 5, sementara di bawahnya ada Malaysia dengan point 4 setelah di laga terakhir berhasil menumbangkan Myanmar.

Marinus Wanewar dan Sani Riski merayakan gol


(24/02/2019)
Vietnam vs Indonesia (0-1)
Di laga semi final, Indonesia melawan Vietnam yang merupakan juara grup B. Melawan tim yang berat, timnas Indonesia tetap tampil menyerang. Hasilnya Indonesia berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 berkat sepakan bebas Luthfi Kamal yang meluncur deras ke gawang Vietnam.

(26/02/2019)
Indonesia vs Thailand (2-1)
Laga yang ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu laga final. Indonesia tampil sangat percaya diri untuk membawa piala ke tanah air. Meskipun Thailand sudah sering membawa gelar AFF, namun itu semua tidak membuat para punggawa timnas Indonesia patah semangat. Indonesia sebenarnya sempat tertinggal lebih dahulu melalui skema tendangan bebas yang dituntaskan dengan sundulan kapten Thailand di menit ke 57. Tidak ingin kalah, timnas Indonesia langsung membalasnya satu menit kemudian melalui sepakan keras Sani Riski yang membuat skor sama kuat. Selang 6 menit kemudian, sundulan Osvaldo Haay mampu merobek jala kiper Thailand yang merubah skor menjadi 2-1 hingga akhir pertandingan. Indonesia pun berhak menjadi jawara Piala AFF U22.

Coach Indra Sjafrie bersalaman dengan Menpora Imam Nahrawi


Coach Indra Sjafrie benar-benar pelatih lokal yang sangat berkualitas. Gelar ini merupakan gelar keduanya setelah menjuarai Piala AFF U-19 2013 di Sidoardjo 6 tahun silam yang saat itu diperkuat oleh Evan Dimas dkk. AFF U-16, U-19, dan U-22 sudah merasakan gelar juara, sementara gelar AFF senior masih dalam proses. Semoga saja timnas senior mampu secemerlang para juniornya.

Sani Riski pencetak gol di laga final melawan Thailand


Dan inilah pelatih, asissten pelatih, dan para pemain timnas yang membela Indonesia di Piala AFF U-22 2019.

Pelatih : Indra Sjafrie
Asissten Pelatih : Nova Arianto

Kiper
1. Awan Setho, Bhayangkara FC
2. Satria Tama, Madura United
3. M Riyandi, Barito Putera

Belakang
4. Asnawi Mangkualam, PSM
5. Fredyan Wahyu, PSMS
6. Rachmat Irianto, Persebaya
7. Nurhidayat, Bhayangkara FC
8. Andy Setyo, PS Tira Persikabo
9. Bagas Adi, Bhayangkara FC
10. Firza Andika, AFC Tubize
11. Samuel Christianson, Sriwijaya FC

Tengah
12. Kadek Agung, Bali United
13. M Luthfi Kamal, Mitra Kukar
14. Hanif Sjahbandi, Arema FC
15. Rafi Syaharil, Barito Putera
16. Gian Zola, Persela Lamongan
17. Sani Riski Fauzi, Bhayangkara FC
18. Witan Sulaiman, SKO Ragunan
19. Billy Keraf, Borneo FC
20. Todd Rivaldo, Persipura
21. Osvaldo Haay, Persebaya

Depan
22. Marinus Wanewar, Persipura
23. Dimas Drajad, PS Tira Persikabo



Dan juga para official tim yang sudah membantu timnas Indonesia, serta para supporter timnas Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang tidak pernah bosan mendukung timnas berlaga di berbagai ajang kejuaraan.

Jumat, 01 Maret 2019

Asyiknya Berkunjung ke PAUD Bunda Hajar


Pada hari Minggu tepatnya tanggal 24 Februari 2019, saya dan teman-teman yang lainnya melakukan kegiatan sosial di PAUD Bunda Hajar tepatnya di daerah Jatinangor (Desa Sukanegla). Kami tiba di tempat sekitar pukul 4 sore lebih. Ketika kami datang, disana sudah banyak anak yang bermain-main dengan temannya. Kami disambut dengan penuh suka-cita oleh mereka yang masih belum berpikiran jauh. Saya sangat senang bisa melihat keceriaan mereka.

Maksud dan tujuan kami berkunjung ke PAUD Bunda Hajar adalah dalam rangka memberikan sebuah motivasi atau sedikit pembelajaran yang menyenangkan untuk anak-anak PAUD maupun SD. Kegiatan ini dipelopori oleh BEM KEMA Unpad bidang Pengabdian Masyarakat yang sudah berdiri sejak beberapa tahun lalu dengan tujuan memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak yang hidup daerah-daerah tertinggal  khususnya di Jatinangor. Saya merasa bahagia bisa mengikuti kegiatan positif ini karena selain bisa menambah relasi dan wawasan, saya pun bisa sedikitnya berbagi ilmu yang saya punya kepada anak-anak seusia mereka, dan yang terpenting saya bisa melepaskan penat sejenak dengan bermain bersama mereka. Bermain bersama anak-anak memang membuat semua beban (entah itu kehidupan, pekerjaan, perkuliahan, dll) terasa lepas.



Sebelum kegiatan dimulai, kami semua dengan anak-anak bernyanyi lagu “Taman Ilmu” sebagai lagu atau hymne dari Taman Ilmu Unpad. Liriknya begitu menginspirasi dan nada nya pun enak sekali untuk di dengar. Saya cukup kaget melihat anak-anak antusias menyanyikan lagu itu dengan hafal, sementara saya masih belum menghafal lagu itu karena saya baru bergabung beberapa hari yang lalu. Kami bernyanyi sambil menggerakkan badan dengan suka-ria.



Setelah bernyanyi selesai, kami pun segera melakukan kegiatan yang sudah direncanakan beberapa hari yang lalu. Kami dibagi dalam dua kelompok, kebetulan saya terbagi dalam kelompok 2 yang akan memberikan materi atau motivasi mengenai cita-cita di masa yang akan datang. Sebelumnya, kami pun berkenalan terlebih dahulu dengan anak-anak yang ada disana. Awalnya mereka malu-malu untuk memperkenalkan diri sehingga saya pun berinisiatif untuk memperkenalkan diri pada mereka. Dengan begitu, mereka pun perlahan berani untuk memperkenalkan diri walaupun masih ada yang malu-malu.
  


Anak-anak diberikan kertas dan pena untuk mengisi dan menggambar apa yang mereka cita-citakan. Seperti zamanku kecil dahulu, banyak sekali yang bercita-cita menjadi seorang dokter dan polisi. Aku sempat bingung pada salah satu anak bernama Nadia, ia bercita-cita menjadi seorang dokter namun di kertasnya ia menggambarkan pemandangan gunung dengan jalannya, aku sempat tersenyum melihat gambar legendaris itu. Aku tidak sempat bertanya karena dia sangat malu-malu. Kalau boleh aku berasumsi, mungkin saja ia ingin menjadi dokter dan mengabdi di sebuah desa seperti yang ia tinggali sekarang, dan itu merupakan cita-cita yang sungguh mulia.

Kebanyakan anak laki-laki bercita-cita ingin menjadi pemain sepakbola karena mereka sangat mennggemari klub asal Bandung, yaitu Persib Bandung. Mereka menggambar seorang yang sedang menendang bola meskipun dengan gambar yang masih sederhana. Namun aku menemukan hal lain yang menarik dari seorang anak laki-laki, disitu aku melihat bahwa ia jika sudah besar nanti ingin menjadi seorang astronot. Sebuah cita-cita yang tidak dimiliki oleh banyak anak seusianya. Dan aku pun berharap bahwa apa yang ia dan teman-temannya cita-citakan dapat terwujud di suatu hari nanti.



Selesai kegiatan, kertas pun dikumpulkan untuk kemudian dinilai oleh saya dan teman-teman. Sebelum saya dan teman-teman pulang, kami semua pun kembali bernyanyi sebagai tanda perpisahan. Meskipun akan berpisah, namun diiringi dengan nyanyian yang menyenangkan hati. Setelah itu, hal biasa yang dilakukan zaman sekarang sebelum bubar, yaitu berfoto bersama terlebih dahulu. Ada beberapa anak yang ‘kabur’ duluan ke rumah atau hanya melihat kami di foto dengan tidak ikut berfoto karena mereka masih malu-malu.



Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00. Dua jam yang menurutku sangat singkat, aku sangat senang bisa bertemu dengan mereka. Aku sangat senang bisa mengetahui ada tempat belajar yang menyenangkan yang bisa sebagai sarana berbagi ilmu dan bersuka-ria bersama anak-anak yang masih terpancar senyum tulus di bibirnya.

Senin, 14 Januari 2019

Tips Sukses SBMPTN


Hai para pemimpi, apa kabar kalian? Gimana nih buat kalian yang udah duduk di kelas 12, udah sampai mana belajar buat persiapan SBMPTN nya? Udah mateng, setengah mateng, atau baru mulai belajar? Atau mungkin ada nih diantara kalian yang belum persiapan sama sekali karena satu dan dua lain hal? Ayo buat kalian yang masih belum mulai persiapan, detik ini juga kalian harus mulai kalau mau ngewujudin impian masuk PTN top, jangan ditunda-tunda lagi, ribuan bahkan ratus ribuan siswa diluar sana sedang memperjuangkan impiannya, jangan sampai kalian ketinggalan sama mereka.
            Ngomong-ngomong, kalian tahu gak sih SBMPTN itu apa? Oke buat kalian yang belum tahu apa itu SBMPTN, aku bakal kasih tahu. SBMPTN itu singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Kak, bukannya tahun ini sistem SBMPTN dirubah ya? Eits tenang aja, meskipun dirubah tapi alur dan mekanismenya hampir sama kok kaya tahun-tahun sebelumnya, yang terpenting kalian harus mempersiapkannya dengan matang dan sedini mungkin. Kalau persiapan udah mateng, mau sistem yang kaya gimana juga gak bakal ngaruh sama kelulusan kamu di suatu PTN tertentu.
            Oke gak usah banyak cingcong, sekarang aku bakal ngasih tahu nih tips sukses ber-SBMPTN yang tahun ini diganti/ditambah menggunakan sistem UTBK, dengan kata lain hasil dari UTBK ini bakal didaftarin di SBMPTN, dan keputusan diterima atau tidaknya itu tergantung kebijakan PTN masing-masing.
            Maka dari itu ini ada 9 tips sukses SBMPTN dari aku yang alhamdulillah bisa mengantarkan aku lulus SBMPTN Agroteknologi UNPAD di tahun lalu, semoga membantu 😊

1.      Kerjain soal-soal tahun lalu
Poin pertama yang aku tekankan adalah kerjain dulu soal-soal SBMPTN tahun lalu untuk mengukur segimana kemampuan kamu dalam mengerjakan soal SBMPTN. Aku jamin meskipun kamu murid terpintar di sekolah, kalo pertama kali lihat soal SBMPTN kamu gak bakal dengan mudah bisa mengerjakan soal-soal SBMPTN dengan baik dan benar. Jangankan mengerjakannya dengan benar, mengerti soalnya saja aku kira kamu belum tentu bisa walaupun ada beberapa soal yang bisa kamu jawab—tapi tidak akan mudah.
2.      Evaluasi kelemahan
Setelah kamu mencoba untuk mengerjakan soal-soal SBMPTN tahun sebelumnya, kamu perlu mengevaluasi dimana letak kelemahan kamu. Tanya diri kamu apakah kamu bisa menjawab soal-soal itu dengan benar. Jika kamu masih merasa kesulitan, kamu analisis dimana letak kelemahan kamu, entah itu di pelajaran A atau di pelajaran B. Kamu harus mulai mengakui kelemahan kamu karena itu akan semakin membuat kamu berkembang sebelum masuk di poin yang selanjutnya.
3.      Buat jadwal belajar
Setelah kamu sadar dengan kelemahan kamu di beberapa poin, kamu wajib membuat rencana untuk mengatasi kelemahan kamu. Misalnya ketika tadi kamu kerjakan soal SBMPTN tahun lalu, ternyata kamu sangat lemah di hitung-hitungan atau matematika, atau kamu tidak mahir dalam mengerjakan soal biologi, atau juga kamu belum terlalu paham dengan soal yang menyangkut sosiologi dan ekonomi. Kamu perlu membuat jadwal pelajaran yang diujikan di SBMPTN mulai dari pelajaran yang kamu kuasai dan tidak kamu kuasai. Perlu diingat membuat jadwal pelajaran itu jangan menggunakan metode time oriented, melainkan aku sangat menyarankan dengan metode task oriented. Kenapa? Karena jika kalian menggunakan metode time oriented, kamu tidak akan fokus pada belajarnya melainkan fokus pada waktu belajarya. Misalnya di jadwal jam 7 malam sampai 9 malam kamu belajar matematika, tapi bagaimana kalau jam 7 kamu belum mulai atau ketika sampai di jam 9 malam kamu belum puas untuk belajar atau kamu gabisa karena sakit, dan disitu jadwal kamu akan berantakan dan disibukkan dengan membuat kembali jadwal yang baru. Sedangkan task oriented sendiri tidak akan membuat kamu tertekan, kamu bisa menyusun jadwal sesuai dengan waktu yang kamu inginkan tanpa harus terpaku pada waktu atau jam. Contohnya, tahun lalu aku membuat jadwal menggunakan metode task oriented. Jadi, dalam satu minggu aku membagi materi yang akan aku pelajari. Misalnya, hari Senin belajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Selasa matematika, Rabu dan Kamis fisika, dan lain-lain sesuai dengan cara kamu masing-masing asalkan tidak terpaku pada waktu dan kamu mempunyai target di minggu pertama sampai seterusnya.
4.      Belajar Konsep
SBMPTN bukan lagi tentang hafalan seperti soal-soal di sekolah melainkan kalian harus mengetetahui konsepnya. Hafalan tidak akan terlalu membantu untuk mengerjakan soal SBMPTN, bahkan hafalan justru akan membuat kekeliruan dalam menjawab soal seperti di SBMPTN. Di IPS (SOSHUM) mungkin hafalan sedikit dibutuhkan, tetapi di IPA (SAINTEK) hafalan hanya akan memenuhi otak kita saja. Bayangkan saja ada berapa rumus di materi Matematika dari kelas 10-12, apalagi materi Fisika dan Kimia. Kalian harus mempelajari konsep dasarnya mengapa rumus itu diturunkan dan mengapa rumus itu bisa untuk mengerjakan soal tertentu. Karena jika kita sudah mengetahui konsepnya, rumus bukan lagi suatu yang rumit, rumus akan datang sendiri pada kita, bahkan kita bisa mengerjakannya menggunakan cara kita sendiri yang lebih efisien menggunakan konsep.
5.      Setelah belajar wajib kerjakan latihan soal
Jika kalian selesai mempelajari suatu materi di waktu atau hari tertentu, kalian wajib mengakhirinya dengan sebuah soal yang berkaitan dengan materi yang dipelajari. Entah itu soal dari buku atau soal SBMPTN tahun lalu. Misalnya kalian baru saja mempelajari materi tentang Hidrokarbon di pelajaran Kimia, kalian mesti kerjakan latihan soal mengenai Hidrokarbon sampai kalian benar-benar bisa menjawabnya tanpa melihat pembahasan terlebih dahulu. Jika memang sulit, kalian baru boleh melihat pembahasan dan kembali mengerjakan soal itu tanpa pembahasan. Pastikan kalian benar-benar mengetahui konsep dasarnya. Terus asah konsepmu dengan mengerjakan berbagi tipe soal dari yang mudah hingga rumit.
6.      Rutin melakukan TRY OUT
Kebanyakan siswa sangat malas mengerjakan soal Try Out, padahal TO bisa mengukur sejauh mana kita berkembang selama belajar. Bagi mereka yang sudah merasa bisa terkadang sangat malas melakukan Try Out di luar rumah atau bahkan di rumah sekali pun. Jika memang malas pergi keluar rumah untuk TO di suatu tempat tertentu, TO juga bisa dilakukan di rumah dengan metode harus seperti SBMPTN aslinya. Kalian bisa mendownload soal-soal SBMPTN tahun lalu atau bisa juga soal-soal Ujian Mandiri lalu kerjakan menggunakan pensil dan LJK dan kerjakan dengan batas waktu tertentu, uasahakan asli seperti kalian mengerjakan SBMPTN agar ketika di hari H nanti kalian tidak akan kaget dan canggung lagi.
7.      Review Materi
Setelah kalian merasa mengerti mengenai suatu materi, jangan terlalu cepat puas dan melupakan materi itu. Setidaknya kalian mesti melakukan review materi yang dirasa belum dikuasai sepenuhnya, jangan sampai belajar setengah-setengah. Lakukan review materi dan latihan soal secara berkala agar konsep yang kalian pelajari semakin matang dan nempel di kepala.
8.      Istirahat maksimal H-2 atau H-1 sebelum pelaksanaan ujian
Istirahat adalah hal yang sangat penting yang perlu diperhatikan bagi calon mahasiswa baru yang akan melaksanakan ujian. Belajar memang penting, namun akan percuma saja jika belajar di H-2 atau H-1 SBMPTN karena tidak akan masuk juga, bahkan seharusnya kita mesti beristirahat H-7 sebelum ujian. Paling mentok kita harus istirahat sehari sebelum pelaksanaan tes/ujian. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kekhawatiran yang berlebihan atau hal yang sangat fatal adalah jatuh sakit. Mungkin ujian tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya (tahun kemarin hanya satu kali tes di tempat tertentu dan sudah ada jamnya), namun kesehatan sangat perlu dijaga. Jika kita sakit, kita tidak akan bisa maksimal mengerjakan tes, apa kita mau mengulangnya di tahun depan? Maka dari itu pergunakan waktu sebaik mungkin, kalian bisa menggunakan waktu satu hari itu untuk bersantai atau bermain game asalkan dalam waktu yang wajar. Jika kalian memang benar-benar keras kepala dan bersikeras untuk membuka lagi buku, boleh-boleh saja namun harus yang penting-penting saja dan jangan sampai terlalu larut agar keesokan harinya tidak kesiangan atau mengantuk.
9.      Berdoa
Jangan lupakan untuk beribadah dan berdoa. Selama kalian belajar, jangan sampai melupakan kewajiban kalian sebagai seorang yang beriman. Jangan sampai lupakan shalat bagi kalian yang muslim. Usahakan satu hari sebelum pelaksanaan ujian untuk melakukan shalat malam (tahajjud) agar hubungan kita dengan Allah lebih intim dan semua permintaan kita bisa dikabulkan oleh-Nya. Mintalah kelancaran dalam mengerjakan soal dan diberikan hasil yang terbaik. Dengan berdoa dan memohon pertolongan pada-Nya, niscaya hati kita akan tenang dan percaya bahwa pemberiannya adalah yang terbaik.

Mungkin hanya itu yang bisa aku sampaikan saat ini. Intinya jangan pernah menyerah dan putus asa. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita masih mempunyai tekad, usaha, dan keyakinan. Jangan pedulikan mereka yang mencibir bahwa kita tidak bisa, percayalah akan kemampuan kalian dan buktikan pada mereka bahwa kita bisa. Hindari hal-hal yang bisa mengganggu kita dalam meraih PTN impian, ingat waktu kalian semakin berkurang. So, mulailah bertindak dan gapai mimpimu.
Jika kalian masih mau bertanya mengenai SBMPTN atau hal-hal lain mengenai perkuliahan, kalian bisa hubungi aku di :
WA : 081387647492
Instagram : erfransdo
Facebook : Erfrans Do
Twitter : @EdoVGB